Showing posts with label bumil. Show all posts
Showing posts with label bumil. Show all posts

Sunday, September 2, 2018

Bumi's Baby Shower

5:17 AM 0 Comments
Hi, Ladies!
Hari ini, tgl 2 September 2018, hari Minggu yg cerah bertepatan dengan penutupan Asian Games 2018, aku dibuatin acara baby shower sama sahabat2ku sejak SMA, iiihh seneng banget deh. Nama gank kita Joefamgirl. Ahahahahak. Ga usah dipikirin deh kepanjangannya apa, pokoknya itu.

Kita ngumpul jam 10.30 pagi, ke Kuningan City Mall di Hummingbird Eatery. Tapi mereka pinter, Kare ngajak aku ketemu di lobby n shopping bareng dulu wkwkwk, baru deh keatas, ke restorannya. Disana udah ada beberapa sahabat2ku, Desta-Dina-Yudith plus balon2 lucu yg bertuliskan it's a GIRL, insya Allah soalnya babyku perempuan hehehe. 

Menyusul dateng Meta & Micka. Yeay, lengkap bertujuh ❤️
Suami2 dan anak2 juga ikut serta alhamdulilah silaturahmi hari ini seruuuu. 
Thank you bgt girls, semua support n doanya buatku n babyku. Bismillaaah. Love youuu. 
Joefamgirl kesayangan
Mom to be
Karenita & I
Yudith & I
Dina & I
Micka & I
Me & Meitha
Desta, Khay & I
Love you, girls!


Tuesday, August 28, 2018

First CTG at 37w2d Pregnancy

5:08 AM 0 Comments
Hi, Ladies...
Ini ceritaku tanggal 27 Agustus 2018 saat konsultasi, usg dan rencana CTG sama dr. John Sondakh SpOg di Brawijaya Hospital Depok. Kami udah janjian setiap seminggu konsul kesana menjelang persalinan (karena di bidan gak ada usg huhuhu), tapi karena rencana melahirkanku di Benhil, deket sama momi dan keluarga, jadi kemungkinan nanti lahiran gak sama dr. John, tapi sama bidan.

However, karena sudah langganan usg disini, dan cocok sama dr. John, jadi ini mungkin jadi konsultasi terakhir sama beliau sebelum babyku launching hehe. Hari ini aku rencana selain usg, juga ctg :)
Hasil USGku kepala baby sudah dibawah, dengan presentasi masih OP (occiput posterior), yang harusnya lebih optimal OA (occiput anterior) atau kepala menghadap ke punggung ibu, semoga kamu bisa muter segera ya Nak, sebelum masuk ke panggul. Aaamiiin...

Btw, ini dr. John, yang selama ini selalu ada buatku, baby dan padi, yang sabar dan jelasin semuanya sampe jelas sejelas2nya hehe. Recommended deh.
Dan ada juga bidan yang banyak ketemu sama aku selama di Brawijaya, bidan Sellyta, makasih yaaa...
dr. John A Sondakh, SpOg & us
Wefie juga sama dokter & bidan
With Bidan Sellyta, bidan cantik nan ceriwis
CTG di Brawijaya hospital itu di ruangan bersalin, yang terletak di lantai 2, dan dibantu sama bidan Ice dan bidan Qori. CTG atau cardiotocography itu alat untuk memantau denyut jantung bayi dan kontraksi rahim selama bayi di kandungan. CTGku kemarin kisaran 20 menit lamanya, dipasang alat  dengan karet 2 alat, dipasang di perut - diatas fundus dan didekat jantung janin. Kita tiduran aja selama 20 menit, di dinginnya ruangan bersalin, brrr...
Nanti rekam CTGnya dibacain lagi sama dr. John, dan alhamdulillah hasilnya bagus, tapi belum ada kontraksi. Dan seminggu lagi diminta kesana lagi. Cuma aku blm janji, bisa jadi usg di deket2 Benhil aja, karena mungkin aku sudah stay di rumah keluarga per akhir Agustus, hingga persalinan. Perut udah kenceng2 semua soalnya, Ladies wkwkwk, sedangkan perjalanan Jakarta-Depok kan lumayan jauh yaaa...
CTG : Rp 170.000

Nah, ini wefieku dan suamiku pas CTG lagi baru mulai. Eh, btw, di ruang bersalin Brawijaya Hospital Depok gak bisa didokumentasikan proses persalinannya. Jadi yang lagi ngehits pake birth photographer ga bisa di RS ini.
CTG process
So...sekarang fokusku adalah hypnobirth si baby supaya cepet2 muter ke belakang mukanya, jadi OA segera ya Nak, supaya persalinanmu lancar dan normal...aamiiin.
Sekian ceritaku, nanti ada jadwal ke bidan tgl 3 Sept 2018, semoga si baby udah OA dan masuk panggul ya Allah ;) Bantu doa ya, Ladies.

Thank you ya udah baca blog aku, semoga bermanfaat infonya.
Keep healthy & happy ya, Ladies...

Birth Plan Class

2:16 AM 0 Comments
Hi, Ladies.

How are you?
Kalo aku sehat2 alhamdulillah di usia kandunganku yang udah jalan 37 weeks 3 days per hari ini, 28 Agustus 2018. Semoga kalian sehat2 juga ya...
Aku ni mau cerita sedikit tentang pengalamanku dan suami saat ikutan birth plan classnya bidan Pipit, hari Minggu kemarin tanggal 26 Agustus 2018 di Setapak Rasa Cafe, Depok - yang mau kepoin akun IGnya bisa follow @puspita_maulina yaaa...hehehe. Orangnya seru banget, dan bidan Pipit juga selalu ngajarin aku privat prenatal gentle yoga dirumah. Dia salah satu fasilitator yoganya @bidankita lho :)

Hari Minggu pagi, sehabis aku Subuhan dan jogging keliling komplek, aku n suami sarapan dan langsung mandi siap-siap ke Setapak Rasa Depok untuk mengikuti Birth Plan Class pertamaku. Tujuannya supaya aku dan suami lebih dalem lagi tau tentang kehamilan, persalinan, dan laktasi juga hypnobirthing. Karena ini pengalaman kehamilan pertama, banyak belajar dan tanya2 lebih baik sih menurutku, supaya kita lebih siap menyambut dedek bayi.

Jadi acara Birth Plan Class yang diadain sama bidan Pipit n team ini mencakup banyak materi yang akan dishare, kayak : Anatomi fisiologi ibu hamil, hypnobirthing, tanda-tanda persalinan, induksi alami, relaksasi, peran suami dalam persalinan, comfort tehnique, endorfin massage, pijat perinium, persiapan laktasi, mengenali tangisan bayi, menyusun birth plan, dan yoga couple. LENGKAP!
Plus makan siang bareng makin lengkap deh hehehe.

Seru banget kegiatannya, materi yang dikasih juga insya Allah bermanfaat untuk calon ibu dan bapak yang hadir. Berikut ini beberapa dokumentasinya.
Sesi suami-istri saling mengungkapkan isi hati, sampe mewek aku :p
Kan? Tissue mana tissue?
Sesi pengungkapan isi hati dan uneg2 ke suami bagus banget buat emosi calon Ibu, karena terkadang kita yang hormonnya naik turun ini suka banget memendam atau malah meluapkan amarah kalo hal gak sesuai dengan keinginan kita. Disini aku minta suami untuk selalu sabar, ikut belajar dan mendampingi aku, aku juga minta maaf kalo kadang suka moody dan marah2wati hehe.
Relaksasi yoga couple
Yoga Couple
Low lunge yoga pose, bagus nih buat buka panggul
Labour Dance
Labour dance ini berguna banget saat alam bawah sadar ibu saat persalinan udah menguasai, jadi suami bisa menenangkan dan terus mensupport ibu untuk terus berjuang menghadapi gelombang cinta yang datang.
Child Posenya bapak-bapak
Tree Pose with my hubby
Relaksasi akhir yoga couple
Rebozo shake the apple tree
Rebozo ini bisa dilakukan diruang rawat untuk lebih menyamankan ibu saat gelombang cinta datang.
Tentang Hypnobirthing & Laktasi
Menyusun birth plan sama suami, belom kelar nih, masih jadi peer
Nyusun birth plan sambil ngemil cireng
Birth Plan Class with Bidan Pipit batch 4, yeaaay!
Me with bidan Pipit
Jadi, kira-kira begini Birth Planku :

PLAN A :
- Lahir normal/spontan pervaginam dengan bidan dan dokter yang bertugas
- Bidan yang bertugas menenangkan dan tidak menakut-nakuti ibu selama proses persalinan
- Diperkenankan suami untuk mendampingi dan mendokumentasikan proses persalinan
- Melakukan persalinan dengan posisi persalinan yang dirasa nyambung dengan badan ibu (tidak dibatasi dengan satu posisi tidur saja)
- Tidak dilakukan episiotomi/ pengguntingan perinium
- Tidak dilakukan induksi infus
- Tidak menggunting tali pusar sampai kala 3/ melahirkan plasenta dan IMD selesai
- IMD minimal 1 jam
- Pengukuran bayi dilakukan setelah IMD
- Rooming in dengan bayi
- Diperkenankan membawa birthing ball ke ruang rawat/bersalin dan melakukan yoga pose

PLAN B :
- Lahir normal pervaginam dengan bidan dan dokter yang bertugas
- Bidan yang bertugas menenangkan dan tidak menakut-nakuti ibu selama proses persalinan
- Diperkenankan suami untuk mendampingi dan mendokumentasikan proses persalinan
- Melakukan persalinan dengan posisi persalinan yang dirasa nyambung dengan badan ibu (tidak dibatasi dengan satu posisi tidur saja)
- Tidak dilakukan episiotomi/ pengguntingan perinium
- Bila perlu lakukan induksi infus, vaccum dengan indikasi yang jelas, bila persalinan macet dan lama
- IMD minimal 1 jam
- Pengukuran bayi dilakukan setelah IMD
- Rooming in dengan bayi
- Diperkenankan membawa birthing ball ke ruang rawat/bersalin dan melakukan yoga pose

Nah, kira2 itu cerita Birth Plan Class kemarin dan sharing birth plan aku, semoga semua afirmasi positifku ke baby bisa didenger baby dan Tuhan, dan bisa melahirkan sesuai rencana.
Aamiiin..

Oke, nanti kita lanjut ke cerita lainnya ya...
Thank you for reading my blog, Ladies.

Bumi pamit.
Bye2...sehat2 semuanya yaaa!


Monday, August 13, 2018

Road to 36 weeks pregnant

8:52 PM 0 Comments
Hi, Ladies.

How are youuu???
Semoga sehat2 terus ya, buat Ladies yang lagi hamil kayak aku, yang lagi program hamil, dan juga buat Ladies yang akan menikah, semoga lancar semuanya. Aamiiin.
Aku udah lama ya gak ngeblog lagi. Soalnya beberapa weeks ini emang aku sibuk memberdayakan diri sih, Ladies. Sekarang usia kehamilanku di 35 weeks 3 days nih, alhamdulillah semuanya sehat, berjalan lancar tanpa ada halangan :)

Karenaaa...menjelang due date ini emang aku lebih giat olahraga, Ladies. Soalnya supaya badan gak kaku, sakit ataupun hal2 yang gak enak lainnya. Jadi, tiap pagi abis Subuhan dan berdoa, aku selalu menyempatkan diri untuk jogging keliling komplek atau jogging di jogging track di taman, lalu pulang untuk istirahat sebentar, lanjut dengan prenatal gentle yoga. Atau, kalo misalnya aku mau ganti suasana, ya jogging+berenang, atau renang aja+jalan2 di mall setelahnya (ini kalo ikutan momiku di Fitness First) hehehe.
Yang penting olahraganya harus fun! Gak boleh sampe bikin kita capek, karena nanti kalo kita capek dan gak fun, automatically nanti badan kita akan nolak untuk ngelakuin hal2 itu lagi, karena menurutku jadi bumil itu gak boleh males, nanti menyesal kemudian kalo2 prosesnya gak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kadang kita sudah berencana aja, tetep gak kejadian, tetep Tuhan yang menentukan yaaa. At least kalo aku, maunya gak ada penyesalan di kemudian hari, karena ini kehamilan anak pertamaku hehehe. Semoga bisa lancar, bisa persalinan spontan/normal dan gentle birth :) Jadi bener2 harus latihan nafas dan latihan fisik dan mental deh.
Prenatal Gentle Yoga at home with BUSEGER - @bidankita
Jogging di taman
Jogging keliling komplek
Jogging di Senayan
Swimming at Fitness First with momi
Whirpooling with momi
Swimming with husband
Nah, itu kegiatan aku tiap pagi, yang selalu aku usahakan sejak mulai usia kehamilan trimester 2 menjelang persalinan nanti. Emang susah kadang2 untuk komitmennya, karena terbatas rasa ngantuk sih karena pagi2 kan biasanya. Tapi misal aku lagi gak mood pagi2 olahraganya, ya aku ganti sore2 jogging & yoga :) Gak masalah juga, hanya pasti udaranya beda ya hehe. Tapi yang penting jalan dan yoga supaya baby cepet masuk panggul dan posisi baby insya Allah bisa lebih optimal dengan yoga. Dan pastinya, keluhan kayak kaki bengkak, backpain, no worries lagi deh. Aku gak ada keluhan seperti itu soalnya, Ladies.

Tapi, selain olahraga, akupun juga melakukan banyak hal yang bisa bikin aku happy. Karena gimanapun, kondisi psikis kita akan mempengaruhi si baby nantinya di dalam perut, kalo kamu sedih atau stress, si baby juga akan ikut ngerasain, dan gak mau dong kalo baby kita jadi begitu gara2 kita?
Makanya, aku suka banget me time atau family time sebanyak mungkin sebisa jadwalku. Dan karena sekarang aku freelance, jadi gak kebatas waktu sih, waktu bisa aku atur sendiri, alhamdulillahnya. Kalo banyak Ladies yang bekerja di kantor, juga tetep bisa me time di hari liburnya kan? Hehe. Keep yourself happy and healthy. Intinya itu.

Kalo aku, suka banget nyalon (facial, creambath, foot & hand massage, atau potong rambut ganti gaya biar kece - walaupun ketutup hijab juga sih), kulineran sama suami atau keluarga - karena bumil itu emang selalu laper ahahaha, ngemall - biasanya sekedar nonton bioskop, makan, ke toko buku, jalan2 dan berenang sih, atau hang out bareng temen2 dan pastinya nanya tentang how to be a good mother juga sih karena mereka udah lebih dulu ngalamin :)
Nyalon...Surga Dunia!
Kulineran & hang out ke mall
Hang out with friends
Watch some movies!
Smile & be happy!
Jadi kira2 itu sih Ladies, hal-hal yang aku lakukan selama hamil untuk pemberdayaan diri dan persiapan persalinan, juga untuk psikologisku supaya selalu positif dan happy walau kadang pasti kita ngerasa beda, secara fisik aja kan udah berat bawa baby, kita jadi gemuk (tapi tetep ngerasa cantik walaupun naik BBnya buanyaaak :p) dan mood swing sometimes. Tapi semuanya harus dijalani sebaik2nya karena waktu gak akan bisa keulang, aku selalu mau nikmatin setiap detiknya, setiap momennya saat aku hamil ini :) Ciyeeeh, wise banget dehhh iiih wkwkwkwk.

Oya, btw, lupa cerita, waktu itu aku udah ke Puskesmas lagi untuk ambil vitaminnya yang waktu itu lupa keambil dan untuk suntik tetanus & difteri. Sehabis vaksin, tangan emang agak pegel selama kurleb 4 hari, efeknya emang begitu kata bu bidan.
Aku bakalan balik lagi ke Puskesmas tanggal 20 Agustus 2018 besok, dan USG ke dr. John Sondakh di Brawijaya Depok insya Allah besok, tgl 15 Agustus 2018 sekalian nyobain senam hamil setelahnya. Uwww, so exicited! Karena aku belom pernah ikutan senam hamil, Ladies. Hehehe.

So, besok akan ada cerita lagi. Tunggu updatenya yah!
See you soon, Ladies!

Kepp healthy & happy! Love youuuu all!

Monday, July 30, 2018

Kontrol Kehamilan dengan BPJS kesehatan

8:56 PM 0 Comments

Hello, Ladies,

Apa kabarnya?
Bumy sehat2 nih, alhamdulillah sekarang pas bumy lagi nulis ini, usia kandungan udah di 33 weeks 3 days. Tiap pagi kegiatan rutin adalah jogging keliling komplek n prenatal gentle yoga sesudahnya. Abis itu sarapan. Dan pagi ini nambah ngeblog :)
Jadi today aku mau share ke Ladies semuanya, bahwa alhamdulillah BPJS kesehatanku udah aktif kembali, yeay! Akhirnya ya, prosesnya kelar juga. Cuma 2 hari sih yang aku butuhkan untuk ngurus BPJS kesehatan ini. Alhamdulillah dikasih kelancaran sama Allah.
Jadi, tanggal 24 Juli 2018 kmrn, waktunya aku bayar BPJSnya, dan langsung aktif sebenernya. Cuma aku mau cetak kartu di BPJS officenya nunggu suami pulang dari Manado, supaya bareng2 sekalian pake kartunya langsung ke Puskesmas tempat faskesku, deket rumah momi.

Nah, jadi setelah lunas tgl 24 Juli, tanggal 26 Julinya aku dan suami ke kantor BPJS, cuma 20 menit kartunya langsung jadi, malah lamaan perjalanan bolak baliknya hehehe. Dan sehabis itu kita lanjut ke Puskesmas, karena udah langsung bisa digunakan layanan kesehatannya kata mba2 cantik dan baik di BPJS tersebut.

Langsung aku begitu sampe, ambil nomer di Puskesmas, dan nunggu antrian. Cuma nunggu 5 menitan, dan langsung dipanggil. Alhamdulillahnya jam 11 itu udah agak lowong, gak banyak antrian. Daftar, kasih BPJS, ktp asli, buku kehamilan, dan ditanya2 sedikit lah kenapa di Depok periksanya. Aku bilang aja mau lahiran di Jakarta, insya Allah, makanya pindah sebeluim 9 bulan. Kan bidan/dokter gak bakal mau kalo kita ujug2 dateng dan lahiran, pasti harus liat kondisi baby dan kehamilan kita dulu, Ladies.

Kita disuruh ke lantai 3, dan disana udah ada bbrp antrian, aku nomer 55, sekarang nomer 53. Gak lama, 30 menit lah, aku masuk ke ruang periksa, dengan dibantu 2 bidan, yaitu bidan Aini dan bidan Indah. Pertama2, aku dikasih buku ini nih, buku yang udah jadi inceranku hehehe, buka KIA (Kesehatan Ibu & Anak), horeee!
Yang bakalan dipake sampe anak umur 6 tahun katanya, makanya diwanti2 jangan sampe rusak ya Bu, kata bu bidan.
Buku KIA
Lalu, setelah ngobrol dan ditanya beberapa pertanyaan tentang kehamilan, kayak terakhir mens kapan? HPL tanggal brp, dan sebelumnya di RS mana, sekaligus bidan Aini baca riwayatku lewat buku kehamilanku selama ini. Terus bidan Indah ngukur tensiku 120/80, BB 74 kg, tinggi badan, dan nyuruh aku tiduran untuk periksa, pake doppler cek denyut jantung baby alhamdulillah sehat 141x/m :)

Terus, karena ini Puskesmas, jadi alat usg ga ada, jadi diperiksa tangan sama bidan, perutku geli disentuh gitu hahaha, dan katanya alhamdulillah kepala baby dibawah tapi belum masuk panggul. Dan tinggi perutku diukur gitu pake meteran kayak yang penjahit punya, tingginya 30 cm. Dan aku disuruh cek darah lagi, cek urine, karena yang terakhir itu periksa lab itu bulan May 2018. Terus disuruh vaksin tetanus & difteri juga, tapi di kedatangan selanjutnya.
Nah, jadi setelah dari bidan, aku ke bawah untuk registrasi, lalu ke lab di lantai 4, diambil darahnya n pipis buat sampling, lalu disuruh balik jam 2 pm nanti. Pulang dulu kerumah sebentar, makan mie ayam depan puskesmas dulu sebelumnya, dan solat lalu balik jam 2.

Jam 2an kita balik, dan terima hasil lab, terus ke bidan Indah lagi, dijelasin deh kalo HBku turun dibanding periksa lab pas May kemarin, dari 10,4 jadi 10,3 - sedangkan harusnya HBku at least 11 atau bagusnya di 12. Wah, disuruh makan bayem merah, beet dan hati ayam/sapi. Langsung pas pulang aku nitip momiku bayem merah dan beet untuk dijus. Hati ayam besok beli di pasar. N aku mampir ke kimia farma untuk beli vit. penambah darah.
Gitu deh, Ladies. 

Dan payahnya, hari ini aku baru ngeh pas liat di mobile apps JKN (di riwayat pelayanan), kalo kemaren pas ke Puskesmas itu lupa nebus obat. Pas minta tolong momiku kesana tadi pagi, katanya resepnya udah hilang (karena pake sistem online gitu antara bidan/dokter sama farmasi di Puskesmas), udah kelewat harinya soalnya. Soooo...aku memutuskan untuk ke Puskesmas lagi dalam waktu dekat ini, untuk periksa, sekalian suntik tetanus&difterinya, sekalian minta resep vitamin ahahaha. Jadi rempong yaaaa wkwkwk, maklum, namanya juga pertama kalinya ke Puskesmas, belom tau alurnya, lagian juga bidannya gak ngomong ke aku semisal : Bu, silakan ke lab, dan nanti kesini lagi untuk saya jelaskan hasil labnya (udah ngomong), plusss harusnya, Ibu tebus obatnya dulu ya di lantai bawah (dia nggak ngomong ini), jadi aku kecele deh hahaha.

Yawes, sekalian suntik juga, gapapa lah. 
Sekian cerita bumy kali ini, lanjut di pertemuan berikutnya ya. Semoga bermanfaat.
Thank you, Ladies!

USG 4D

8:17 PM 0 Comments
Hello Ladies. 
How are you? Wah, gak berasa ya trimester ketiga saya udah menuju ke bulan2 terakhir mengandung. Dan ga nyangka juga udah lama ga nulis ceritabumy ternyataaa hehe. 
Maklum ya ladies, lagi sibuk menyiapkan diri sih aku, mulai dari nyiapin kondisi badan, latihan nafas dan nyiapin mental untuk persalinan nanti, plus juga sibuk nulis food blog aku, Maniak Makan. Btw, per hari ini, 24 Juli 2018 usia kandunganku udah 32weeks 3days alhamdulillah. 

Malem ini aku hanya pengen sedikit cerita aja sih, tentang aku pas usg 4D di Brawijaya Depok, karena emang paling enggak selama kehamilan ini aku mau sekali coba usg 4D dengan oleh2 fotonya asli dicetak (halaaaah), biar ada kenangan hehe. Harga usg 4D di Brawijaya Depok itu Rp300.000 belum termasuk biaya dokter Rp200. 000 dan admin.
Jadi tgl 13 Juli 2018 lalu, aku pertama kalinya lagi konsultasi sama dr john setelah lama mudik ke Solo kaaan... Nah, sekalian nyoba 4D, dan ini hasil livenya, lucu banget deh, aku ambil pas baby lagi senyum giniiii :
Hello, baby!
My baby
Jadi, alhamdulilah sih babynya sehat, air ketuban cukup, plasenta oke, dan babynya udah 1710gr saat berat badanku. Udah 73.5kg (kyaaaa) dan tensiku 108/70. Pas di usg tali pusernya melayang layang didepan wajahnya baby, jadi pertama ngeliat tv, belom ngerti posisi mata, hidung, mulutnya dimana. Tapi akhirnya ngerti juga pas ngambil angle lain hehe. 

Happy banget bisa tau kalo baby kami insyaallah sempurna dan sehat. Semoga sehat dan lancar terus sampai persalinan nanti. Dan emang harus kontrol lebih sering di 32 weeks keatas ini, padahal aku belom tentu melahirkannya di depok nih, keluarga di jakarta minta aku ngelahirin di Jakarta aja. Makanya ada beberapa rencana untuk konsul di puskesmas deket rumah juga pakai BPJS yang baru aja selesai aku urus pengaktifannya (karena sempet gak aktif waktu resign kerjaan). Doain semoga kami cocok sama dokter n bidan di puskesmas ya, ladies. Bismillah. 

Nah, sekiranya itu dulu cerita bumy malem ini, tentang usg 4D. Nanti cerita tentang konsul pertama pake bpjs di puskesmas, pasti akan aku share juga. Alhamdulillah sih puskesmas deket rumahku udah bagus gedungnya, mudah2an pelayanannya juga bagus dan cepat dan aman. 
See you soon, baby!
Yaudah, itu dulu ya Ladies. Makasih udah baca blogku. Semoga info dariku bisa bermanfaat buat kalian ya. See you soon. 

Thursday, July 5, 2018

Till we meet again, Solo!

7:35 AM 0 Comments
Ola, Ladies,

Aku mau sedikit cerita nih tentang kegiatanku selama mudik di Solo.
Terutama cerita tentang kunjunganku ke dokter kandungan referensi dari dr. John Sondakh SpOG selama aku disana, untuk usg atau untuk minta surat keterangan naik pesawat buat bumil :)
Yang jadi rekomendasi dr. John adalah dr. Sigit Setiaji SpOG, beliau praktek di 2 tempat, yaitu di Mommies Clinic di Jl. Gajah Mada Solo (ini klinik pribadi dr. Aji) dan di RS Hermina Jebres, tapi aku lebih pilih di Mommies Clinic aja, lebih deket sama kuliner kesukaanku, jadi bisa mampir wkwkwk, yaitu Mie Bandung Lik Gi & Waroeng Combo (reviewnya coming soon di Maniak Makan).

Jadi, di tanggal 13 Juni 2018, 2 hari menjelang Lebaran, aku konsultasi ke dr. Aji, kangen sih sama baby dan pengen tau banget kondisi dia bagaimana selama di Solo. Karena jujur, di Solo saya banyak nongkrong dibanding di Jakarta, dan lebih banyak naik motor, karena sebenernya suasana jalanan di Solo gak se-crowded di Jakarta si h, dan lagian yang deket2 juga, jadi insya Allah gak kenapa2, bismillah aja terus hehe.

Nah, aku dapet giliran jam 4 sore datengnya, dan konsul ditemenin Padi, suamiku. Dokternya sopan dan ramah, kami kenalan dan saya bilang kalo dia adalah dokter rekomendasi dari dr. John, yang ternyata adalah rekan se-almamater. Langsung kita USG 2D, dan hasilnya...baby saya langsung dibilang, ini bayinya cewek ya bu. Saya langsung, keliatan jelas ya dok? Soalnya pas dr. John yang usg, babynya posisi ngumpet melulu, jadi 75% deh perkiraan perempuannya, 100%nya tunggu lahiran katanya. Hehehe.
Alhamdulillah, it's official. FEMALE. 

Kondisi hari ini babynya sehat, usia kandungan 26 minggu-an, posisi kepala sudah dibawah, dengan air ketuban yang cukup, dan plasenta sudah pada posisinya - denyut jantungnya normal, otak normal (insya Allah gak ada ke arah hidro/micro sefalus), dan umbilikalisnya pun sehat, artinya semua nutrisi dari Ibu ke Bayi diterima dengan baik. Aamiin, alhamdulillah, semoga kondisi baby selalu sehat.
Lalu aku bilang kalo HBku agak rendah, jadi dikasih sama dr. Aji Ferospat dan calsium juga (Calnic), jadi aku vitaminnya nambah lagi selain Blackmores pink.

Lalu....zzztttt...langsung dicepetin aja yah, sebelum aku pulang, tepatnya pas hari kami mengadakan syukuran Nujuh Bulanan, tanggal 27 Juni 2018, 2 hari sebelum kepulanganku ke Jakarta, kita check up lagi sekaligus minta surat keterangan sehat untuk bumil yang usia kandungannya udah diatas 28 weeks ini, karena kami balik ke Jakarta by plane.

Ketemu dr. Aji lagi tapi kali ini gak sama Padi, karena dia ada jadwal recording kalo gak salah, dan saya pun mau pregnant massage abis konsultasi, ceritanya pengen tau massage buat bumil tuh gimana sih. Nah, kali ini konsultasi saya juga alhamdulillahnya sehat dan baik semua, cuma karena sayanya agak bawel jadi 2x diingetin sama dokter, bahwa dia akan jelasin hasil usgnya duluuuu...baru aku nanya boleh deh wakakaka.. Gak konsen dia, Ladies. Maaf ya dok :p

Hari ini babynya kelilit 1 tali pusar, tapi kata dokter gapapa, karena memang di usia kandungan saya ini si bayi masih aktif bergerak2 terus, nanti kalo udah diatas 36 weeks baru agak was-was kalo kelilit. Anak Bumy pinter ya, jangan mainan tali puser heboh2 ya Nduk, hehe.

Sehabis itu minta dibikinkan surat, tapi sembari nunggu suratnya aku mau massage dulu sama mba Tyas. Mba Tyas itu therapistnya, dia ramah banget, wong Solo asli, dan saat pijat kita ngobrol juga, saya gak bisa bobo sih. Nah, ternyata pregnant massage itu mirip kayak massage biasa, tapi terlentang dan miring ke kiri untuk mijat punggung (tapi gak keras dan areanya dia udah tau, namanya juga therapist, ya Ladies), tapi sebagai pecinta pijat keras alias harus berasa banget, pregnant massage ini cuma berasa kayak dielus ahahaha. Jadi, kayaknya mending saya massage biasa sama mba Kar aja deh, langganan saya, asal ga pijet bagian2 tertentu yang berdekatan sama perut dan panggul :p

Udah deh, sejam selesai massage, dan saya ga pake acara mandi karena massagenya pake baby oil, gak lengket dan tetep wangi. Lalu, saya tebus obat untuk 30 hari, Calsium (Calnic) dan DHAnya saya juga ambil, tapi bukan osfit DHA. Biaya massage Rp 115.000 dan biaya usg 2D disana itu gak terlalu mahal kok, kalo vitamin mah tergantung ya, relatif obat2an sih.

Nah, segitu deh ceritanya, Ladies. Btw, ini foto Bumy & Padi pas landing di Halim PK, Jakarta. Sepanjang perjalanan, si baby uget2 melulu, tekanannya berasa kayaknya ya, tapi aku berusaha tenang aja, karena emang selalu di Jakarta tuh ngantri mau landing doang, jadi emang lebih lama diatas, turbulensinya sih ga banyak, tapi angin tetep bikin pesawat rada goyang2 kan yaaa....ahaha. Untung aja Batik Air ada TV, paling gak bisa nonton biar si baby santai :)

Back to Jakarta!
Yawes, itu dulu cerita dariku ya, Ladies. Di Jakarta, aku akan terusin rutinitas olahraga yogaku dirumah, dan ditambah jalan pagi/sore supaya persalinannya makin lancaaaar nanti...aaamiiin.

See you soon, Ladies.
Till we meet again, Solo!

Wednesday, May 30, 2018

PGY before mudik

12:49 PM 0 Comments
Menjelang sahur dan tak bisa tidur...
Hai Ladies,

Adakah dari kalian yang sering begitu? Jadi gak tidur dulu sampai sahur, baru nanti abis sahur tidurnya, dan bisa kayak kebo gitu, baru bangunnya jam stgh 10 gitu...hahaha. Aku banget tuh, akhir2 ini, kecuali hari ini, Selasa, tanggal 30 Mei 2018. Karena udah janjian Prenatal Gentle Yoga sama bidan Pipit jam 8-an pagi rencananya.

Aku kebangun dong, agak panik denger alarm hp. Ups, udah jam stgh8 aja, perasaan baru aja leyeh2. Langsung cuci muka ganti baju excercise. Terus, ada whatsapp, bidan Pipit bilang mau anter anak2 dulu. Okey, aku balas. Dan leyeh2 udah pake yoga mat dan bantal, latihan nafas sambil berbaring. Eh, ketiduraaan lagi dooong ahahahak. Jam 9 aku bangun belom dateng juga. Bangun lagi, dan latihan nafas dengan ganti sisi, walaupun masih berbaring. Entah karena sukses latihan nafasnya atau emang aku masih ngantuk, eh, ketiduran lagi sampe jam 10, wahahaha. Dan bidan masih belum datang.

Silau siang masuk ke mataku, dan aku kebangun akhirnya, dengan bahagia karena bisa mak-ler ketiduran enak banget. Dan setengah 11 akhirnya bidan dateng, dia minta maaf karena ada drama sama anak2nya gak mau dititipin ke nenek kakeknya hihihi. Aku bilang, gapapa bidan, aku jadi sempet bobok dulu :p

Nah, kali ini kita mau latihan pake Buseger dari @bidankita untuk pose-posenya, udah dikocok dan diambil masing2 2 kartu. Awalnya, gara2 aku nanya, pose apa dulu sih yang harus dilakuin kalo PGY itu?
Ternyata selama ini aku salah. Jadi harusnya pose mulai dari :
Gentle birth card - pranayama
1. Kuning - pose berdiri
2. Merah - Pose Merangkak
3. Hijau - Pose Duduk
4. Biru - Pose Berbaring
Ditutup dengan gentle birth card lagi - pranayama
Relaksasi deh.
Buseger - @bidankita
Dan itu pose2 yang kita pilih secara random, dan mulai deh sesi yoga kali ini sehabis cek dopler heartbeat si baby. Detaknya kira2 140an avg, cepet untuk baby cewek :) kayak bumynya, aktif bener wkwkwk. Dan mba Pipit pas ngeraba baby bumpku, bisa tau, eh mba Tammy, ini pantatnya baby nih, coba deh rasain. Pas aku yang megang, kata dia kan pantat itu bulat dan agak lembek, aku tetep aja ga terlalu ngeh rasanya wkwkwk. Dia lagi mantat-in perutku, punggungnya juga berasa, jadi arahnya lagi ke bagian organ dalamku, gitu, Ladies :) Lucuuu yaaa...

Ok, dan sehabis itu, kita mulai latihan, soalnya udah jam 11 nih Ladies, keburu siang! Hihaaa.
Pertama, latihan Nadi Sodhana dulu...nafas bergantian pake nutup hidung tapinya, gantian lubang hidung kanan inhale-kiri exhale, kiri inhale-kanan exhale, secara teratur dan aware sama nafas sendiri. Ini bagus banget untuk persalinan nanti kata bidan, bismillah yuk latihan.
Nadi Sodhana - latihan nafas
Kalo yang ini pose2 lainnya. Hari ini posenya heboh dan harus semangat Bumy & babynya, supaya lentur dan relax ototnya.
Anantasana
Bridge Pose
Dolphin Pose
Pokoknya, intinya adalah gimana kita bisa mengoptimalkan posisi janin dengan PGY hingga saatnya nanti persalinan. Dan selama ini affirmasiku adalah gimana baby ini sehat terus, bisa saling support sama bumynya untuk bisa lahir dengan gentle dan selamat, dan semoga dia tau jalan keluarnya sendiri dengan lancar tanpa halangan apapun. That's it. Semoga Allah mengabulkan, dan nanti persalinan bisa normal dan bahagia, team provider baik dokter dan bidannya semoga juga support selalu Bumy dan babynya, aamiiin.

Udah, sekian dulu ah ceritanya. Capek nih ngetik melulu, ahahaha.
Salam dari kami, bidan cantik dan bumil montok, wahahahhaa.
Bye & see you, Ladies.
Semoga ceritaku bermanfaat ya!
Bidan Pipit & 70kgs me :p

CeritaBumy2018